Kamis, 02 Februari 2017

Mahasiswa ITS Sabet Penghargaan Desain Mobil Balap


Rancangan desain mobil balap karya dua mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, menyabet gelar Honorable Mention pada gelaran Michelin Challenge Design 2017.
Dua mahasiswa yang mendapat penghargaan prestisius ini adalah Andhika Dimas Dwiputra dan Freksa Arista Ihsan, mahasiswa Jurusan Desain Produk Industri (Despro).

"Ini merupakan pertama kalinya mengikuti ajang desain mobil. Tanpa disangka, mobil kami yang bernama Audi Ayrus bertengger di 20 besar finalis terbaik dari total 1.600 peserta yang berasal dari 80 negara, dan menjadi satu-satunya peserta yang mewakili Indonesia," kata Adhika Dimas Dwiputra di Surabaya, Kamis (3/11/2016).
Dimas menjelaskan, kompetisi ini sebenarnya telah ada sejak tahun 2002, namun, baru pada 2007 kompetisi ini menjadi terkenal di kalangan mahasiswa Despro.

Sementara itu, rekan Dimas, Freksa Arista Ihsan menjelaskan, jenis mobil yang dikompetisikan merupakan mobil Lemans. Yakni sebuah mobil yang sudah umum di luar negeri untuk balapan 24 jam non-stop.
"Dalam kompetisi ini kita dituntut untuk menciptakan desain mobil yang bisa mendukung performanya," kata Aris.

Sesuai dengan tema, yakni the Design for the Win, kategori penilaian mengacu pada banyak hal seperti estetika, inovasi, pemecahan masalah, hingga kemampuan adaptasinya di masa depan.
"Kebetulan desain mobil yang diciptakan ini dikhususkan untuk tahun 2030. Di mana teknologi diprediksi sudah sangat maju,"katanya.

Aris menjelaskan, inovasi yang diusulkan adalah penggunaan ide levitasi. Di mana fungsi mesin sebagai penggerak utama ban akan dihilangkan. "Bisa dibilang mobil kita ini tidak memiliki mesin, hanya ada sistem magnet sehingga tanpa suspensi. Kita menggunakan sistem penggerak dinamo," ujarnya.
Sebab, lanjutnya, dalam merancang desain mobil harus diperhatikan detailnya guna mendapatkan kecepatan maksimal






EmoticonEmoticon