Aplikasi berbagi pesan
LINE berencana akan mengembangkan Chatbot, sebuah kecerdasan artifisial (AI)
yang dapat membuat percakapan dengan orang.
Rencana pengembangan itu
diwacanakan setelah melihat potensi artificial intelligence (AI) yang luar
biasa di aplikasi berbagi pesan.
Melalui Chatbot, akan dapat
memperbaiki layanan konsumen dengan respon cepat pada komentar dan pertanyaan.
"Masih tahap awal, tapi
kami akan bergerak ke arah sana," kata Managing Director LINE Indonesia
Ongky Kurniawan di Jakarta, Kamis (9/2/2017).
Ongky mengaku belum mau
membuka kapan mereka akan menggunakan chatbot, hanya saja Ia menyebutkan jika
rencana tersebut segera direalisasikan. "Mudah-mudahan tidak akan
lama," ucapnya.
Dalam pengembangan chatbot
tersebut penggunaan bahasa Indonesia antara variasi kata yang ada menjadi
tantangan tersendiri menurut Ongky.
Dicontohkan, bila dalam
bahasa Inggris kata "saya" hanya diwakili oleh "I", bahasa
Indonesia memiliki banyak variasi, terutama bahasa slang seperti
"gue" dan "gw" serta singkatan, yaitu "sy".
"Itu harus bisa
ditangkap oleh bot," ujar Ongky.
Beberapa toko yang tergabung
dalam LINE Shopping, kata Ongky. sudah menggunakan bot untuk melayani
percakapan di layanan pelanggan (customer service).
LINE, yang kini menjadi
smart portal, mengadakan Line Developper Challenge, kompetisi LINE Bot pertama
mereka di Indonesia untuk mengembangkan bot di platform mereka.
Lomba itu berlangsung pada 2
Februari-31 Maret dan pemenang akan diumumkan pada 8 April 2017.
Sumber: Timesindonesia.co.id

EmoticonEmoticon