Roket Falcon 9 SpaceX milik
Elon Musk yang membawa satelit komunikasi milik Facebook meledak dilandasan
peluncuran di Cape Carnavera, Florida, Amerika Serikat, Kamis (1/9/2016) waktu
setempat.
Elon Musk mengatakan, tidak
ada korban tewas maupu terluka dalam peristiwa ini, namun satelit bernilai
ratusan juta dollar AS hancur. Belum ada penjelasan detail mengenai hancurnya
roket tersebut, namun pihak Elon Musk menduga ledakan tersebut diduga berasal
dari tangki roket saat akan diisi propelan atau bahan bakar.
Sementara itu, Mark
Zuckerberg, pendiri Facebook merasa kecewa atas hancurnya roket tersebut.
“Kita tetap komitmen dengan
misi menghubungkan semua orang dan akan terus bekerja hingga semua orang punya
kesempatan yang bisa diberikan oleh satelit ini,” kata Mark.
Untuk diketahui, Facebook
merupakan salah satu pelanggan bandwith dari satelit yang akan diluncurkan
SpaceX. Rencananya, Facebook akan menggunakan satelit tersebut untuk
konektivitas di kawasan Sub Sahara Afrika.
Mark mengaku kecewa, namun
ia tetap berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan terbaik khususnya di
negara bagian Afrika tersebut.


EmoticonEmoticon