Penyerangan Malware kini semakin berkembang pesat,
salah satunya dengan menggunakan jejaring sosial menjadi sumber serangan
malwarenya.
Menurut informasi yang dihimpun TIMES Indonesia dari
Engadget, malware jenis baru tidak hanya menyerang komputer melalui browser
atau eksploitasi berbasis sistem operasi. Tapi, juga mampu memanfaatkan celah
dari keamanan Facebook dan LinkedIn.
Tim peneliti dari perusahaan software, Check Point
mengatakan varian malware baru ini bernama Locky. Malware ini bisa memanfaatkan
celah dari Facebook dan LinkedIn, melalui pengolahan konten visual
menjadi sebuah serangan.
Untuk menyerang sebuah komputer, Locky akan memasang trik
sehingga browser pengguna mengunduh gambar atau foto dari Facebook atau
LinkedIn yang mengandung kode berbahaya.
Jika sudah terunduh, Locky akan langsunga mengakses
sistem komputer pengguna dan menguncinya.
Jika Malware ini terpasang, pengguna tak akan memiliki
izin untuk mengakses file-file dalam komputernya kecuali membayar tebusan dalam
nominal tertentu. Mekanisme malware ini dinamakan ransomware.
Masuknya Locky ke sistem jejaring sosial semacam Facebook
dan LinkedIn, merupakan hal baru. Sebab, Locky biasanya seringkali
disisipkan pada email berformat Word. Ketika dibuka, email itu ternyata
merupakan virus berbahaya.
Oleh karena itu, maka seluaruh pengguna media sosial
terutama Facebook dan LinkedIn harus waspada dan segera diantisipasi, terhadap
file share, berupa foto ataupun file via facebook ataupun LinkedIn.

EmoticonEmoticon