Kamis, 02 Februari 2017

Apple Akan Bangun Pusat Riset Terbesar Kedua Dunia di Indonesia




Apple akan membangun pusat penelitian dan pengembangan (research and development/R&D) di Indonesia. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan, lokasi R&D di Indonesia menjadi terbesar kedua dunia setelah Brasil.

"Lebih penting lagi, Indonesia akan menjadi lokasi R&D di luar Amerika. Nomor dua terbesar setelah Brasil. Harus bangga, sekelas Apple saja menjadikan Indonesia itu R&D terbesar nomor dua," ujar Rudiantara, Rabu (2/11/2016) di Jakarta.

Menurutnya, pembangunan pusat R&D dimulai pada 2017. Apple membangun pusat R&D di Indonesia untuk memenuhi aturan tentang Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 30 persen untuk telepon selular 4G yang dipasarkan di Indonesia. Ketentuan tersebut mulai efektif berlaku pada awal 2017 mendatang.

"Tahun 2017 harus (dibangun). Kalau tidak, mereka tidak boleh dagang di Indonesia," ujarnya. 

Dia menyampaikan, Apple sudah mencari tempat alternatif untuk membangun dan tengah mengurus perizinannya. Belum diketahui pasti nilai investasi, lokasi dan detail pembangunannya.


Disampaikan pula, untuk menuju tahap pembangunan pusat R&D Apple, sejumlah kementerian terlibat di dalamnya, yaitu Kemenkominfo, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian.






EmoticonEmoticon