Memutus hubungan pertemanan alias 'unfriend' di
media sosial (medsos),ternyata berdampak bagi kesehatan pengguna media sosial.
Pasalnya, hal itu mampu mempengaruhi umur pengguna medsos.
Menurut informasi yang dihimpun TIMES Indonesia dari
NYdailynews, menyebutkan hubungan pertemanan yang kuat berhubungan dengan umur
yang panjang. Ini berlaku dalam semua bentuk pertemannan baik di dunia nyata,
maupun pertemanan online di media sosial.
"Kami menemukan bahwa pengguna Facebook yang
menerima lebih banyak memiliki friend request memiliki risiko kematian lebih
rendah," kata William Hobb penliti dari National Academy of Science dari
University of California.
Hobb membuktikan penelitiannya dengan menganalisis data
12 juta pengguna Facebook di California selama lebih dari 6 bulan.
Dalam penelitian terserbut, Hobb membandingkan data
analisnya dengan data departemen kesehatan masyarakat pada tahun 2012-2013,
terutama pada jumlah kasus kematian yang tercatat.
Hasilnya, penelitian Hobb membuktikan bahwa risiko
kematian paling rendah, terjadi pada orang-orang dengan level pertemanan tinggi
di dunia nyata. Sedangkan, risiko kematian level sedang teramati terjadi pada
orang-orang dengan level pertemanan kuat di medsos.
Oleh karena itu, Hobb menyimpulkan kualitas dan kuantitas
pertemanan sama-sama berpengaruh pada kesehatan, baik di internet maupun di
dunia nyata. Sebab, orang-orang dengan jalinan pertemanan yang kuat di media
sosial, ia yakini memiliki cenderung punya pertemanan yang sama kuatnya di
dunia nyata.

EmoticonEmoticon